Mbak Lena yang Fenomenal

Lena

Buat orang-orang yang akrab dengan pengolahan foto pastinya tidak asing dengan gambar di sebelah  ini. Ia banyak menghiasi buku-buku maupun publikasi terkait pengolahan gambar (image processing). Gambar itu adalah foto Lena Sjööblom, seorang model asal Swedia. Foto ini dijadikan salah satu test image standar untuk algoritma-algoritma pemrosesan gambar seperti kompresi dan denoising.

Kepopuleran gambar ini bukan hanya karena paras cantik mbak Lena dan komposisi foto yang  menawan, tapi lebih dari itu ada cerita ‘fenomenal’ di baliknya.

Begini ceritanya!!

Penggunaan gambar Lena diawali pada Juni 1973, ketika sekelompok peneliti di laboratorium SIPI (Signal and Image Processing Institute) – USC (university of Southern California) Amrik tengah disibukkan oleh permintaan foto digital dari seorang kolega. Foto akan digunakan sebagai ‘test image’ dalam risetnya, lalu hasilnya ditulis dan dipresentasikan dalam sebuah konferensi yang diselenggarakan oleh IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers). Untuk keperluan itu, sang kolega  meminta foto yang nampak bagus, berkilau dan menampakkan wajah manusia. Karena terburu-buru waktu, sementara pencarian pada  arsip dokumen gambar yang diminta tidak didapat,  maka ketika seseorang datang membawa majalah yang menampakkan gambar Lena, seketika itu para peneliti di lab SIPI setuju untuk memindainya lalu mengirimnya ke sang kolega. Gambar mbak Lena diambil dari bagian lipatan tengah majalah PLAYBOY edisi November 1972. Hasil pemindaian (scanning)  dipotong ke ukuran 512 x 512 piksel sesuai keinginan si kolega.

Setelahnya,  gambar mbak Lena ini banyak digunakan dalam riset pengolahan citra. Dalam perjalanannya ada fihak-fihak yang mentabukan penggunaan gambar tersebut dikarenakan ’asal muasal’ gambar. Playboy pemilik hak cipta juga berniat melarang penggunaan gambar tanpa persetujuannya, namun seorang petinggi Playboy justru mengatakan ”kita harus mengekploitasi hal ini karena ini sangat fenomenal”. Sekedar info,  majalah Playboy edisi Lena terjual  lebih dari 7 juta eksemplar. Konon kabarnya  edisi ini merupakan edisi terbanyak yang pernah terjual!!.

Beberapa hasil pemrosesan pada gambar Lena

Anehnya, mbak Lenanya sendiri tidak pernah mengetahui bahwa gambarnya banyak digunakan pada publikasi-publikasi image processing,  sampai suatu saat di tahun 1988 ketika ia diwawancara untuk pertama kalinya oleh sekelompok praktisi komputer di Swedia. Karena fenomenalnya itu, pada tahun 1997, mbak Lena dihadirkan dalam acara perayaan 50 tahun konferensi ’Imaging Sciences and Technology’ di Boston – Amerika.

Kini mbak Lena bekerja dan tinggal di Swedia bersama suami dan 3 anaknya.

About laju gandharum

Lahir besar di Jakarta - Depok.

Posted on January 17, 2011, in Computer Graphics, GIS & RS and tagged , . Bookmark the permalink. 1 Comment.

  1. kirain tadi foto Arumi BAchsin, mirip banget!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: